Persiapan ke Jakarta.
Setelah semalam puas bermain pasir, lihat robot, bola basket, dan tembak-tembak an, pagi ini persiapan ke Jakarta. Saat Kenzie diajak mau naik pesawat lagi ke Jakarta menengok dede bayi nya Om Towo, sudah tidak menolak seperti waktu awal mau ke Batam. Masih sempat bermain dan berfoto dengan Sifa.
Sesaat sebelum sampai ke bandara, rupanya kedua krucil sudah tertidur di pangkuan mbahnya masing-masing. Setelah saya cek kesehatan di klinik bandara karena sedang hamil, kami kemudian menuju ruang tunggu. Saat menunggu waktunya naik pesawat, kami berdua pergi ke toilet dan Kenzie paling seneng memencet tombol penyetor dan semprotan buat bilas. Baru kemudian dengan semangat menuju kran cuci tangan dan pengering tangan.
Perjalanan menuju pesawat menggunakan bus. Dan alhamdulillah bisa berfoto dengan banyak pesawat yang sedang berjejer di bandara sebelum naik bus. Turun dari bus juga bisa berfoto dengan pesawat yang akan membawa kami ke bandara, Kenzie sudah tidak malu saat diminta untuk beraksi, ternyata tidak hanya kami yang mengabadikan momen ini, apalagi di dukung dengan cuaca yang cerah. Hanya saja, saya lupa mengajak mbah ikut berfoto.
Di dalam pesawat, Kenzie alhamdulillah bisa diajak kerjasama, tidak rewel seperti sebelumnya, mau memakai sabuk pengaman, memakai pelindung telinga, dan mau bermain sebentar, dan pada akhirnya tertidur hingga pesawat berhenti di bandara internasional soekarno hatta. Kami sempat berhenti sebentar berfoto lagi. Hehe. Kenzie dengan semangat juga berlarian menuju tempat pengambilan bagasi. Alhamdulillah, tidak perlu menunggu lama antrian bagasi. Alhamdulillah juga sudah tidak bingung bagi saya saat proses ini.
Berhubung sudah malam, kami bermalam di rumah kakak saya yang pertama, Pakdhe Alif namanya kalau Kenzie memanggil. Perjalanan menuju rumahnya, kebetulan macet, dan Kenzie mulai rewel ingin segera pulang ke rumah. Dengan berbagai bujuk rayu dan bertemu dengan sepupunya kakak Hana, dia mau diajak bermain dan makan malam.
#tantangan_hari_ke 9
#kelasbunsayiip3
#game_level_3
#kami_bisa



Tidak ada komentar:
Posting Komentar