Jumat, 19 Januari 2018

Kami bisa 7

Jam sudah menunjukkan pukul 21.46 waktu setempat. Tetapi hal itu tidak menyurutkan semangat anak-anak untuk tetap bermain. Mereka, Kenzie dan Sifa, berlomba mendapatkan perhatian dari mbah kakung. Pura-pura mengambilkan minum buat mbah nya yang katanya haus. Hehe.
Kelihatan seru mereka bermain. Terdengar gelak tawa sampai dalam rumah. Sampai berulangkali diingatkan untuk bersuara pelan saja karena Hafiz, usia 6,5 bulan, sedang tidur. Sedangkan saya dan yang lain mengobrol di depan televisi, walaupun sudah mengantuk tetap dipertahankan, karena esok senin sudah kembali ke Jakarta menengok cucu yang satu lagi.
Acara seminggu ini bakal digunakan sebagai ajang silaturahmi. Disamping menambah pengalaman buat Kenzie, juga buat saya, semakin mendekatkan kembali saya dan Kenzie yang sempat terbengkalai karena kesibukan saya dalam kegiatan jahit.

Berlanjut ke anak-anak dan mbah kung, saat ini saya sengaja tidak melibatkan diri, hanya memperhatikan saja. Biar mbah kung yang mengambil peran. Saya berharap Kenzie semakin dekat lagi dengan mbah kung atau dengan anggota keluarga yang lain.
Melihat aktivitas nya dengan anggota sekeluarga lain di sini, sebenarnya Kenzie bisa dibilang dia supel, suka iseng nggodain supaya diperhatikan, tetapi tak jarang pula isengnya rodo saru, misal, mukul (maaf) bokong mbah nya yang sedang nungging ambil sesuatu dilantai saat dia sedang lewat, nowel pipi om nya yang sedang asyik nonton televisi, dan suka nggodain Sifa yang baru bangun atau sedang ngambek. Sudah bisa diajak ngobrol, walau bahasanya campur aduk, jawa dan indonesia. Yang masih menjadi pe er buat saya adalah mengajarkan bahasa yang baik saat berhadapan dengan orang yang lebih tua, terutama mbah uti dan mbah kung yang setiap hari berinteraksi. Dia masih menggunakan kata 'wegah' yang artinya ngga mau, 'kentut', dan beberapa dialek jawa tengah yang kurang pas jika dilontarkan dihadapan orang lain. Kebiasaan ini karena sering bermain dengan teman sebayanya di rumah. Insyaallah kita bisa memperbaikinya ya, nang. Mama dan mbah ga bosan untuk mengingatkan.

#tantangan_hari_ke 7
#kelasbunsayiip3
#game_level_3
#kami_bisa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar