Bismillahirrahmanirrahim,
"Mah, aku jajan yo?"
"Jajan apa?"
"Susu,"
Setelah mengambil uang di kaleng yang sudah dijatah Uti buat jajan Kenzie.
"Coba lihat dulu uangnya, berapa itu?"
"Dua ribu, ini satu dua," jawabnya sambil menyodorkan uang seribu dua lembar.
"Memang mau beli berapa susunya,"
"Dua,"
"Oke,"
Tak lama kemudian,
"Mah, ga ada kembalian, ik," katanya sambil menunjukkan susu yang berjumlah dua.
"Iya bener, to, kan satu susu harganya seribu. Uangnya dua ribu yo dapat dua,"
Kenzie hanya mengangguk dan kemudian segera berlari main lagi di luar.
Kejadian ini terulang lagi esok harinya, dia membawa uang seribuan dua. Yang ketiga kalinya dia membawa dua ribuan dua lembar. Dia bilang itu dua ribu seperti kemaren, akhirnya saya ambil selembar. Hehe.. saya kira dia sudah paham uang dua ribu, yang penting setahu dia adalah dua ribu bisa mendapat susu dua buah.
#Tantangan10Hari
#Level8
#KuliahBunsayIIP
#RejekiItuPastiKemuliaanYangDicari
#CerdasFinansial
Bunda sayang #3
Sabtu, 14 Juli 2018
Menabung 8
Bismillahirrahmanirrahim,
Saat sedang asyik menikmati waktu sore sambil nonton serial TOP (Tukang Ojek Pengkolan), tiba-tiba Kenzie nyeletuk,
"Tabung, mah, koyo aku yo?"
Seketika saya sadar, itu adalah salah satu dialog di serial tersebut.
"Iya, tabungannya buat apa?" Tanya saya
"Buat beli mobil remote dan bola," jawab Kenzie lantang sambil ketawa.
"Buat sekolah juga dong, misal beli tas sekolah," kata saya
"Iyaaa, tas nya tayo yang besar kaya punya Fadil yo, mah?"
"Emang yang kemaren dikasih Bulek ga mau?"
"Itu kan kecil, mah," hehe. Kenzie sekarang sudah pintar menjawab. Ada saja jawabannya setiap ditanya.
"Tetapi Kenzie masih mau nabung, kan?"
"Masih," jawabnya
"Alhamdulillah, sekarang Kenzie boleh terima uang kalau dikasih ya, uangnya ditabung," (saya sempat melarang Kenzie menerima uang kalau dikasih orang, karena yang ngasih uang pesennya buat jajan, hehe.. kemudian saya minta Kenzie menjawab bukan buat jajan saja tetapi buat ditabung juga).
"Iya,"
Saya masih menekankan Kenzie buat menabung, sembari mengingatkan saya buat menabung juga. Sedangkan tentang nilai uang sedikit demi sedikit Kenzie sudah mulai paham.
"Tabung, mah, koyo aku yo?"
Seketika saya sadar, itu adalah salah satu dialog di serial tersebut.
"Iya, tabungannya buat apa?" Tanya saya
"Buat beli mobil remote dan bola," jawab Kenzie lantang sambil ketawa.
"Buat sekolah juga dong, misal beli tas sekolah," kata saya
"Iyaaa, tas nya tayo yang besar kaya punya Fadil yo, mah?"
"Emang yang kemaren dikasih Bulek ga mau?"
"Itu kan kecil, mah," hehe. Kenzie sekarang sudah pintar menjawab. Ada saja jawabannya setiap ditanya.
"Tetapi Kenzie masih mau nabung, kan?"
"Masih," jawabnya
"Alhamdulillah, sekarang Kenzie boleh terima uang kalau dikasih ya, uangnya ditabung," (saya sempat melarang Kenzie menerima uang kalau dikasih orang, karena yang ngasih uang pesennya buat jajan, hehe.. kemudian saya minta Kenzie menjawab bukan buat jajan saja tetapi buat ditabung juga).
"Iya,"
Saya masih menekankan Kenzie buat menabung, sembari mengingatkan saya buat menabung juga. Sedangkan tentang nilai uang sedikit demi sedikit Kenzie sudah mulai paham.
#Tantangan10Hari
#Level8
#KuliahBunsayIIP
#RejekiItuPastiKemuliaanYangDicari
#CerdasFinansial
#Level8
#KuliahBunsayIIP
#RejekiItuPastiKemuliaanYangDicari
#CerdasFinansial
Minggu, 08 Juli 2018
Menabung 7
Bismillahirrahmanirrahim
Hari ini saya dan Kenzie membuka tabungan.
"Kenzie, sepertinya tabungannya sudah penuh. Kita hitung yuk," kata saya.
"Iyaa," jawab Kenzie dengan semangat.
Tak lama kemudian,
"Alhamdulillah, totalnya 65 ribu. Sudah cukup karena harga mobilnya 52 ribu dan ada sisanya nih. Sisanya tetap ditabungan, ya?"
"Beli mobil remote sama bola, Mah?"
Budhe yang mendengarnya menjawab,
"Satu aja dulu,"
"Iya, mobil remote dulu, bola nya nanti saja. Bola nya masih bagus, cuma bolong dikit og. Nanti kalau sudah robek dan ga bisa dipakai lagi baru kita membeli yang baru pakai uang tabungan ini, oke?" Kata saya.
"Ooo," jawab Kenzie
"Yuk, siap-siap. Kita berangkat sekarang,"
"Horeee,"
Sesampainya di toko, kita menanyakan mobil remote yang diinginkan. Ternyata oh ternyata yang sesuai dengan target (52 ribu) sudah habis adanya yang harga 65 ribu (pas banget dengan semua tabungannya, tapi tidak dibawa semua, hadeeh). Baiklah, harus segera ambil keputusan, tetap membeli atau batal. Kalau batal, ngga tega.
Setelah yakin ingin tetap membeli, maka mainannya perlu uji coba. Ternyata setelah uji coba, mobilnya tidak mau jalan lurus artinya bermasalah. Pilihan berikutnya harga lebih tinggi, yakni menjadi 85 ribu. Ehmm.. setelah dipikir matang-matang, saya tetap membelikannya mainan. Sembari mainannya diuji coba saya memberi pengertian kepada Kenzie kalau uangnya masih kurang jadi nanti harus mengganti uang mamah dengan menabung lagi. Hanya anggukan yang saya dapat karena dia sedang fokus ke mainannya yang lagi diuji coba. Akhirnya terbeli sudah mainan tersebut dengan harga 85 ribu yang jauh dari target awal.
Hal tersebut menjadi dilema saya karena kejadian ini sudah berulangkali terjadi. Tidak hanya untuk keperluan anak, keperluan saya dan suami sering melebihi target. Sepertinya saya dan suami harus memiliki mental baja untuk mengerem keinginan dan hanya berdasarkan kebutuhan. Saat ini, saya masih memilah mana yang menjadi kebutuhan dan mana yang menjadi keinginan. Bismillahirrahmanirrahim..semoga segera terealisasi. Aamiin.
#Tantangan10Hari
#Level8
#KuliahBunsayIIP
#RejekiItuPastiKemuliaanYangDicari
#CerdasFinansial
Hari ini saya dan Kenzie membuka tabungan.
"Kenzie, sepertinya tabungannya sudah penuh. Kita hitung yuk," kata saya.
"Iyaa," jawab Kenzie dengan semangat.
Tak lama kemudian,
"Alhamdulillah, totalnya 65 ribu. Sudah cukup karena harga mobilnya 52 ribu dan ada sisanya nih. Sisanya tetap ditabungan, ya?"
"Beli mobil remote sama bola, Mah?"
Budhe yang mendengarnya menjawab,
"Satu aja dulu,"
"Iya, mobil remote dulu, bola nya nanti saja. Bola nya masih bagus, cuma bolong dikit og. Nanti kalau sudah robek dan ga bisa dipakai lagi baru kita membeli yang baru pakai uang tabungan ini, oke?" Kata saya.
"Ooo," jawab Kenzie
"Yuk, siap-siap. Kita berangkat sekarang,"
"Horeee,"
Sesampainya di toko, kita menanyakan mobil remote yang diinginkan. Ternyata oh ternyata yang sesuai dengan target (52 ribu) sudah habis adanya yang harga 65 ribu (pas banget dengan semua tabungannya, tapi tidak dibawa semua, hadeeh). Baiklah, harus segera ambil keputusan, tetap membeli atau batal. Kalau batal, ngga tega.
Setelah yakin ingin tetap membeli, maka mainannya perlu uji coba. Ternyata setelah uji coba, mobilnya tidak mau jalan lurus artinya bermasalah. Pilihan berikutnya harga lebih tinggi, yakni menjadi 85 ribu. Ehmm.. setelah dipikir matang-matang, saya tetap membelikannya mainan. Sembari mainannya diuji coba saya memberi pengertian kepada Kenzie kalau uangnya masih kurang jadi nanti harus mengganti uang mamah dengan menabung lagi. Hanya anggukan yang saya dapat karena dia sedang fokus ke mainannya yang lagi diuji coba. Akhirnya terbeli sudah mainan tersebut dengan harga 85 ribu yang jauh dari target awal.
Hal tersebut menjadi dilema saya karena kejadian ini sudah berulangkali terjadi. Tidak hanya untuk keperluan anak, keperluan saya dan suami sering melebihi target. Sepertinya saya dan suami harus memiliki mental baja untuk mengerem keinginan dan hanya berdasarkan kebutuhan. Saat ini, saya masih memilah mana yang menjadi kebutuhan dan mana yang menjadi keinginan. Bismillahirrahmanirrahim..semoga segera terealisasi. Aamiin.
#Tantangan10Hari
#Level8
#KuliahBunsayIIP
#RejekiItuPastiKemuliaanYangDicari
#CerdasFinansial
Rabu, 04 Juli 2018
Menabung 6
Bismillahirrahmanirrahim,
Pulang dari bermain, Kenzie bercerita,
"Mah, bolaku bocor, trus nanti to beli lagi yo sama mobil remote juga,"
"Boleh, tapi ingat tunggu apa?" Tanya saya.
"Papah pulang," jawabnya senyum-senyum.
(Edisi kangen papah)
"Hehe.. baiklah, mamah ijinin beli bola nya, tapi nanti ga jajan dulu di Mbah Tentrem (tukang sayur), ya?"
"Ehmmm... Ehmmm... Susu ma jajan?"
"Iya, beli bolanya saja dulu dengan syarat tidak jajan selama dua hari. Atau uang jajannya dikurangi sebagian ditabung,"
Tak lama kemudian,
"Sayur, sayur,.. sayurnya, Bu," teriak Mbah Tentrem.
"Mah, aku jajan ya?"
"Mau beli apa? Uangnya mana?"
Kenzie masuk kamar kemudian keluar lagi membawa uang seribu.
"Ini," katanya memperlihatkan uang tersebut.
"Boleh, nanti jajannya dapat dua, jangan beli susu ya?" (Kalau beli susu cuma dapat satu padahal Kenzie kalau beli maunya dua dan jatah jajan Kenzie biasanya dua ribu)
Kali ini Kenzie mau menuruti untuk tidak dijalankan semua. Sisa seribunya masuk tabungan tapi mamah yang masukin.
"Mah, jajannya cuma dapat satu. Habis. Kembaliannya mamah yang ambil di Mbah Tentrem ya," katanya sambil memperlihatkan jajanannya.
"Oke,"
Entah mengapa, terkadang Kenzie tidak mau menerima kembalian uang jajannya. Sampai saat ini saya masih belum paham tentang perlakuan ini.
#Tantangan10Hari
#Level8
#KuliahBunsayIIP
#RejekiItuPastiKemuliaanYangDicari
#CerdasFinansial
Pulang dari bermain, Kenzie bercerita,
"Mah, bolaku bocor, trus nanti to beli lagi yo sama mobil remote juga,"
"Boleh, tapi ingat tunggu apa?" Tanya saya.
"Papah pulang," jawabnya senyum-senyum.
(Edisi kangen papah)
"Hehe.. baiklah, mamah ijinin beli bola nya, tapi nanti ga jajan dulu di Mbah Tentrem (tukang sayur), ya?"
"Ehmmm... Ehmmm... Susu ma jajan?"
"Iya, beli bolanya saja dulu dengan syarat tidak jajan selama dua hari. Atau uang jajannya dikurangi sebagian ditabung,"
Tak lama kemudian,
"Sayur, sayur,.. sayurnya, Bu," teriak Mbah Tentrem.
"Mah, aku jajan ya?"
"Mau beli apa? Uangnya mana?"
Kenzie masuk kamar kemudian keluar lagi membawa uang seribu.
"Ini," katanya memperlihatkan uang tersebut.
"Boleh, nanti jajannya dapat dua, jangan beli susu ya?" (Kalau beli susu cuma dapat satu padahal Kenzie kalau beli maunya dua dan jatah jajan Kenzie biasanya dua ribu)
Kali ini Kenzie mau menuruti untuk tidak dijalankan semua. Sisa seribunya masuk tabungan tapi mamah yang masukin.
"Mah, jajannya cuma dapat satu. Habis. Kembaliannya mamah yang ambil di Mbah Tentrem ya," katanya sambil memperlihatkan jajanannya.
"Oke,"
Entah mengapa, terkadang Kenzie tidak mau menerima kembalian uang jajannya. Sampai saat ini saya masih belum paham tentang perlakuan ini.
#Tantangan10Hari
#Level8
#KuliahBunsayIIP
#RejekiItuPastiKemuliaanYangDicari
#CerdasFinansial
Selasa, 03 Juli 2018
Menabung 5
Bismillahirrahmanirrahim,
"Mah, Fito punya mobil remote tapi baterainya habis jadi ga bisa jalan," katanya tiba-tiba.
"Oh iya, Kenzie yang sabar dulu ya? Belinya kalau tabungannya sudah cukup, oke?"
Dia hanya menganggukkan kepalanya saja.
Sepertinya Kenzie sudah tidak sabar untuk segera memiliki mainan tersebut. Saya juga harus sabar memberikan pengertian. Karena setiap hari Kenzie bermain dengan teman-temannya yang kemungkinan besar saling menunjukkan mainan masing-masing. Seperti percakapan di atas, si anu punya ini, si anu punya itu, dan seterusnya.
Sore ini, saya mencoba mengingatkan Kenzie akan tabungannya.
"Kenzie, sudah pengin beli mobil remote ya?"
"Iya, nanti bisa ndren ndren.." jawabnya sambil mempraktekkan seakan memegang remote mobil. Hehe..
"Kenzie beli nya nanti setelah ... Setelah apa, zie?" Tanya saya
"Papah pulang," jawabnya langsung
Hahaha..padahal jawaban yang saya inginkan adalah tabungannya penuh. Baiklah.. saya harus bekerja ekstra lagi.
#Tantangan10Hari
#Level8
#KuliahBunsayIIP
#RejekiItuPastiKemuliaanYangDicari
#CerdasFinansial
"Mah, Fito punya mobil remote tapi baterainya habis jadi ga bisa jalan," katanya tiba-tiba.
"Oh iya, Kenzie yang sabar dulu ya? Belinya kalau tabungannya sudah cukup, oke?"
Dia hanya menganggukkan kepalanya saja.
Sepertinya Kenzie sudah tidak sabar untuk segera memiliki mainan tersebut. Saya juga harus sabar memberikan pengertian. Karena setiap hari Kenzie bermain dengan teman-temannya yang kemungkinan besar saling menunjukkan mainan masing-masing. Seperti percakapan di atas, si anu punya ini, si anu punya itu, dan seterusnya.
Sore ini, saya mencoba mengingatkan Kenzie akan tabungannya.
"Kenzie, sudah pengin beli mobil remote ya?"
"Iya, nanti bisa ndren ndren.." jawabnya sambil mempraktekkan seakan memegang remote mobil. Hehe..
"Kenzie beli nya nanti setelah ... Setelah apa, zie?" Tanya saya
"Papah pulang," jawabnya langsung
Hahaha..padahal jawaban yang saya inginkan adalah tabungannya penuh. Baiklah.. saya harus bekerja ekstra lagi.
#Tantangan10Hari
#Level8
#KuliahBunsayIIP
#RejekiItuPastiKemuliaanYangDicari
#CerdasFinansial
Senin, 02 Juli 2018
Menabung 4
Bismillahirrahmanirrahim,
Tidak banyak cerita hari ini tentang proyek menabungnya Kenzie karena si adek lagi tidak enak badan. Setelah menemani adek pijat, kita bertiga pergi ke tempat budhe. Sebelum berangkat saya sudah membeli jamu juga yang lumayan banyak buat dimakan rame-rame dengan sepupunya Kenzie sekalian mencoba resep baru, jamur krispi.
Sesampainya di rumah budhe, mba Rani menunjukkan peralatan sekolahnya yang baru. Insya Allah, tahun ini mba Rani masuk kelas satu SD. Kenzie hanya diam memperhatikan semua peralatan tersebut. Hehe.. sabar, le.. insya Allah tahun depan.
Setelah dicek satu per satu saya melihat ada kurang, yakni buku gambar dan pensil warnanya. Mendengar itu, Kenzie langsung bersemangat sambil teriak aku juga mau, mah, katanya. Saya jawab iya nanti belinya sekalian dua, masing-masing satu.
Kemudian, saya mengajak mba Rani untuk menabung dan menjelaskan manfaat menabung yang salah satunya bisa membeli peralatan sekolah buat tahun depan.
"Tapi aku sudah punya, tuh," kata mba Rani sambil nunjuk celengan kucing warna merah.
"Oke sip, tapi nanti kalau di sekolah tabung di Bu guru, ya. Uangnya jangan buat jajan semua, sebagian ditabung," jawab saya.
Tak lupa saya berpesan jangan membeli mainan terus kaya di TK.
Reaksi Kenzie hanya diam saja. Hehe..
"Kenzie nanti ya kalau sekolah beli kaya punya mba Rani," kata saya dan Kenzie hanya mengangguk kemudian mengajak mba Rani bermain.
Mereka berdua bermain, saya dan kakaknya Rani, Rini, memasak jamur. Baru separuh yang matang sudah dicomot mereka berdua dan tidak membutuhkan waktu yang lama untuk menghabiskan semuanya. Alhamdulillah, semua senang.
Semoga mba Rani dan terutama Kenzie memahami tentang menabung yang dijelaskan secara ringkas tadi. Aamiin.
#Tantangan10Hari
#Level8
#KuliahBunsayIIP
#RejekiItuPastiKemuliaanYangDicari
#CerdasFinansial
Tidak banyak cerita hari ini tentang proyek menabungnya Kenzie karena si adek lagi tidak enak badan. Setelah menemani adek pijat, kita bertiga pergi ke tempat budhe. Sebelum berangkat saya sudah membeli jamu juga yang lumayan banyak buat dimakan rame-rame dengan sepupunya Kenzie sekalian mencoba resep baru, jamur krispi.
Sesampainya di rumah budhe, mba Rani menunjukkan peralatan sekolahnya yang baru. Insya Allah, tahun ini mba Rani masuk kelas satu SD. Kenzie hanya diam memperhatikan semua peralatan tersebut. Hehe.. sabar, le.. insya Allah tahun depan.
Setelah dicek satu per satu saya melihat ada kurang, yakni buku gambar dan pensil warnanya. Mendengar itu, Kenzie langsung bersemangat sambil teriak aku juga mau, mah, katanya. Saya jawab iya nanti belinya sekalian dua, masing-masing satu.
Kemudian, saya mengajak mba Rani untuk menabung dan menjelaskan manfaat menabung yang salah satunya bisa membeli peralatan sekolah buat tahun depan.
"Tapi aku sudah punya, tuh," kata mba Rani sambil nunjuk celengan kucing warna merah.
"Oke sip, tapi nanti kalau di sekolah tabung di Bu guru, ya. Uangnya jangan buat jajan semua, sebagian ditabung," jawab saya.
Tak lupa saya berpesan jangan membeli mainan terus kaya di TK.
Reaksi Kenzie hanya diam saja. Hehe..
"Kenzie nanti ya kalau sekolah beli kaya punya mba Rani," kata saya dan Kenzie hanya mengangguk kemudian mengajak mba Rani bermain.
Mereka berdua bermain, saya dan kakaknya Rani, Rini, memasak jamur. Baru separuh yang matang sudah dicomot mereka berdua dan tidak membutuhkan waktu yang lama untuk menghabiskan semuanya. Alhamdulillah, semua senang.
Semoga mba Rani dan terutama Kenzie memahami tentang menabung yang dijelaskan secara ringkas tadi. Aamiin.
#Tantangan10Hari
#Level8
#KuliahBunsayIIP
#RejekiItuPastiKemuliaanYangDicari
#CerdasFinansial
Minggu, 01 Juli 2018
Menabung 3
Bismillahirrahmanirrahim
Godaan datang saat Kenzie ikut saya ke toko membeli susu dan perlengkapan adek. Ada mainan kesukaan yang belum dia punya. Setelah saya cek, harganya sama dengan harga mobil remote. Akhirnya, saya menawarkan Kenzie mau mainan ini apa mobil remote tetapi nggak sekarang.
"Mah, nunggu papah pulang, ya?"
"Kalau tabungannya sudah cukup ngga perlu nunggu papah. Belinya sama mamah, mau?"
"Mau, mah?"
Tak lama kemudian, dia merengek lagi.
"Kenzie mau apa?"
"Mau yang ini," katanya sambil nunjuk mainannya tadi.
"Ngga sekarang ya? Nunggu tabungan Kenzie cukup,"
"Ya, tapi aku mau susu coklat ya?"
"Ya," jawab saya dengan terpaksa.
Bismillahirrahmanirrahim, saya harus tetap bertahan dengan keputusan sebelumnya, yakni menunggu tabungannya cukup. Semangat, buk!
Karena Kenzie sudah menuruti permintaan saya dan tidak banyak rewel tadi, maka tabungannya ditambah lagi hari ini.
"Mamah aja yang masukin ke tabungan," jawabnya.
#Tantangan10Hari
#Level8
#KuliahBunsayIIP
#RejekiItuPastiKemuliaanYangDicari
#CerdasFinansial
Godaan datang saat Kenzie ikut saya ke toko membeli susu dan perlengkapan adek. Ada mainan kesukaan yang belum dia punya. Setelah saya cek, harganya sama dengan harga mobil remote. Akhirnya, saya menawarkan Kenzie mau mainan ini apa mobil remote tetapi nggak sekarang.
"Mah, nunggu papah pulang, ya?"
"Kalau tabungannya sudah cukup ngga perlu nunggu papah. Belinya sama mamah, mau?"
"Mau, mah?"
Tak lama kemudian, dia merengek lagi.
"Kenzie mau apa?"
"Mau yang ini," katanya sambil nunjuk mainannya tadi.
"Ngga sekarang ya? Nunggu tabungan Kenzie cukup,"
"Ya, tapi aku mau susu coklat ya?"
"Ya," jawab saya dengan terpaksa.
Bismillahirrahmanirrahim, saya harus tetap bertahan dengan keputusan sebelumnya, yakni menunggu tabungannya cukup. Semangat, buk!
Karena Kenzie sudah menuruti permintaan saya dan tidak banyak rewel tadi, maka tabungannya ditambah lagi hari ini.
"Mamah aja yang masukin ke tabungan," jawabnya.
#Tantangan10Hari
#Level8
#KuliahBunsayIIP
#RejekiItuPastiKemuliaanYangDicari
#CerdasFinansial
Langganan:
Postingan (Atom)