Rabu, 04 Juli 2018

Menabung 6

Bismillahirrahmanirrahim,

Pulang dari bermain, Kenzie bercerita,
"Mah, bolaku bocor, trus nanti to beli lagi yo sama mobil remote juga,"
"Boleh, tapi ingat tunggu apa?" Tanya saya.
"Papah pulang," jawabnya senyum-senyum.
(Edisi kangen papah)

"Hehe.. baiklah, mamah ijinin beli bola nya, tapi nanti ga jajan dulu di Mbah Tentrem (tukang sayur), ya?"
"Ehmmm... Ehmmm... Susu ma jajan?"
"Iya, beli bolanya saja dulu dengan syarat tidak jajan selama dua hari. Atau uang jajannya dikurangi sebagian ditabung,"

Tak lama kemudian,
"Sayur, sayur,.. sayurnya, Bu," teriak Mbah Tentrem.
"Mah, aku jajan ya?"
"Mau beli apa? Uangnya mana?"
Kenzie masuk kamar kemudian keluar lagi membawa uang seribu.
"Ini," katanya memperlihatkan uang tersebut.
"Boleh, nanti jajannya dapat dua, jangan beli susu ya?" (Kalau beli susu cuma dapat satu padahal Kenzie kalau beli maunya dua dan jatah jajan Kenzie biasanya dua ribu)
Kali ini Kenzie mau menuruti untuk tidak dijalankan semua. Sisa seribunya masuk tabungan tapi mamah yang masukin.

"Mah, jajannya cuma dapat satu. Habis. Kembaliannya mamah yang ambil di Mbah Tentrem ya," katanya sambil memperlihatkan jajanannya.
"Oke,"
Entah mengapa, terkadang Kenzie tidak mau menerima kembalian uang jajannya. Sampai saat ini saya masih belum paham tentang perlakuan ini.


#Tantangan10Hari
#Level8
#KuliahBunsayIIP
#RejekiItuPastiKemuliaanYangDicari
#CerdasFinansial

Tidak ada komentar:

Posting Komentar