Bismillahirrahmanirrahim,
Di rumah Pakdhe
"Kenzie, Dipo, pakdhe punya permen di tangan ni, ayo, pilih yang mana?" Kata pakdhe sambil menyodorkan kedua tangan yang menggenggam permen di masing-masing tangannya.
"Ehm, yang mana ya?" jawab Kenzie sedang mas Dipo senyum-senyum saja.
Setelah beberapa waktu, dia milih tangan kiri pakdhe (Kenzie lebih bersemangat ketimbang mas Dipo. Hehe..)
"Ya, Kenzie dapat satu permen, Dipo dapat tiga permen, nih yuk diambil," kata pakdhe.
Melihat hasilnya, Kenzie kecewa, tidak jadi mengambil permen tersebut. Kenapa? Karena dia sudah tahu satu lebih sedikit dari tiga. Oooooh...
Pakdhe memahami situasinya dan mengganti menjadi tiga di masing-masing tangan. Kemudian menyuruh Kenzie dan Dipo memilih lagi. Melihat hasilnya yang sama-sama tiga, Kenzie akhirnya mengambil juga permennya.. hehe.
Di rumah Itu
"Kenzie, kue nya tinggal segini (tiga), buat mama semua boleh?" Tanya saya sembari menunjuk ke toples berisi kue.
Kenzie mendekat dan mulai menghitung, "Ini buat Mama, ini buat Mbah Kung, ini Kenzie," jelasnya.
"Jadi, jumlah kuenya ada berapa?" Tanya saya lagi.
"Ehm.." Kenzie kesulitan menyebutkan jumlahnya.
"Baiklah kita hitung yuk, sa..," ajak saya untuk dilanjutkan Kenzie.
"Satu, dua, tiga," lanjut Kenzie.
"Jadi, ada berapa kuenya?" Tanya saya kembali.
"Tiga," jawabnya
Alhamdulillah sudah bisa berhitung sampai tiga. Hehe..
#Tantangan10Hari
#Level6
#KuliahBunsayIIP
#ILoveMath
#MathAroundUs
Sabtu, 14 April 2018
Jumat, 06 April 2018
Math around us 9
Bismillahirrahmanirrahim,
Bernyanyi
Kali ini sengaja saya mengajak Kenzie melihat video lagu anak-anak yang berhubungan dengan angka. Daftar lagunya adalah sebagai berikut:
1. Dua mata saya
2. Balonku ada lima
3. Lagu belajar angka 1-10 Upin dan Ipin
4. Satu ditambah satu
Saat video pertama diputar, Kenzie bisa mengikuti, walau hanya kata terakhir setiap kalimat. Hehe. Dalam video berdurasi sekitar tiga menit tersebut, dia hanya mau mengikuti sekitar satu menit. Selebihnya dia bilang,
"Aku ga mau og, diulang terus,"
Lha ini kebiasaannya mulai lagi. Maunya hanya mendengar dan mengikuti satu lagu kemudian ganti lagu yang lain.
Saat lagu kedua, dia hanya diam memperhatikan. Itupun hanya satu putaran lagu. Dia bilang,
"Aku mau lihat mobil, mah,"
Perhatiannya teralihkan dengan daftar berikutnya yang ada di YouTube.
Sepertinya ini memang kesalahan saya, seharusnya tadi di download dulu baru dikasih lihat ke Kenzie.
Lagu ketiga, Kenzie sudah tidak bersemangat karena tidak diizinkan lihat yang lain. Walaupun sudah dirayu dengan gambar Upin dan Ipin, dia masih menginginkan daftar berikutnya. Begitu pula saat lagu ke empat.
Ternyata eh ternyata, saat semua lagu diulang kembali dan saya tengok ke arahnya, doi sudah merem, pantas saja ga ada celotehnya. Lah, salah lagi timing saya.
#Tantangan10Hari
#Level6
#KuliahBunsayIIP
#ILoveMath
#MathAroundUs
Bernyanyi
Kali ini sengaja saya mengajak Kenzie melihat video lagu anak-anak yang berhubungan dengan angka. Daftar lagunya adalah sebagai berikut:
1. Dua mata saya
2. Balonku ada lima
3. Lagu belajar angka 1-10 Upin dan Ipin
4. Satu ditambah satu
Saat video pertama diputar, Kenzie bisa mengikuti, walau hanya kata terakhir setiap kalimat. Hehe. Dalam video berdurasi sekitar tiga menit tersebut, dia hanya mau mengikuti sekitar satu menit. Selebihnya dia bilang,
"Aku ga mau og, diulang terus,"
Lha ini kebiasaannya mulai lagi. Maunya hanya mendengar dan mengikuti satu lagu kemudian ganti lagu yang lain.
Saat lagu kedua, dia hanya diam memperhatikan. Itupun hanya satu putaran lagu. Dia bilang,
"Aku mau lihat mobil, mah,"
Perhatiannya teralihkan dengan daftar berikutnya yang ada di YouTube.
Sepertinya ini memang kesalahan saya, seharusnya tadi di download dulu baru dikasih lihat ke Kenzie.
Lagu ketiga, Kenzie sudah tidak bersemangat karena tidak diizinkan lihat yang lain. Walaupun sudah dirayu dengan gambar Upin dan Ipin, dia masih menginginkan daftar berikutnya. Begitu pula saat lagu ke empat.
Ternyata eh ternyata, saat semua lagu diulang kembali dan saya tengok ke arahnya, doi sudah merem, pantas saja ga ada celotehnya. Lah, salah lagi timing saya.
#Tantangan10Hari
#Level6
#KuliahBunsayIIP
#ILoveMath
#MathAroundUs
Kamis, 05 April 2018
Math around us 8
Bismillahirrahmanirrahim,
Bermain puzzle
Kenzie dapat hadiah mainan dari K*nd*rJ*y berupa mainan puzzle, yakni menyatukan kepala dan badan binatang tertentu. Dari gambar yang ada setahu saya hanya harimau dan jerapah, sisanya kurang tahu.. hehe..
Setelah saya membantu memasang stiker binatangnya, tak lama kemudian Kenzie beraksi merakitnya. Tak perlu waktu lama untuk menyelesaikannya.
Saatnya bermain
Permainannya adalah memutar bagian kepala dan ekor sehingga sesuai dengan binatang yang dimaksud. Petunjuknya bisa dilihat dari arah kaki. Berhubung gambar hampir mirip sehingga agak menyulitkan bagi Kenzie untuk mengidentifikasi. Petunjuk arah kaki masih belum dipahaminya, sehingga saya harus berulangkali mengingatkannya. Semua ini dipercobaan pertama.
Percobaan kedua, saya sengaja membongkarnya kembali dan memintanya untuk merangkai kembali. Hasil akhirnya masih belum betul antara kepala dan ekor. Sepertinya Kenzie menyadarinya karena kemudian menanyakan ke saya betul atau tidak apa yang sudah dikerjakannya.
Karena masih belum betul, dengan senang hati Kenzie membongkarnya kembali sehingga diperoleh hasil yang betul. Saat diberitahukan petunjuknya, dia dengan suka hati melakukan apa yang dia mau, bukan sesuai petunjuk. Hehe. Kalau diingatkan, "Ben to..," pasti jawabannya begitu.
#Tantangan10Hari
#Level6
#KuliahBunsayIIP
#ILoveMath
#MathAroundUs
Bermain puzzle
Kenzie dapat hadiah mainan dari K*nd*rJ*y berupa mainan puzzle, yakni menyatukan kepala dan badan binatang tertentu. Dari gambar yang ada setahu saya hanya harimau dan jerapah, sisanya kurang tahu.. hehe..
Setelah saya membantu memasang stiker binatangnya, tak lama kemudian Kenzie beraksi merakitnya. Tak perlu waktu lama untuk menyelesaikannya.
Saatnya bermain
Permainannya adalah memutar bagian kepala dan ekor sehingga sesuai dengan binatang yang dimaksud. Petunjuknya bisa dilihat dari arah kaki. Berhubung gambar hampir mirip sehingga agak menyulitkan bagi Kenzie untuk mengidentifikasi. Petunjuk arah kaki masih belum dipahaminya, sehingga saya harus berulangkali mengingatkannya. Semua ini dipercobaan pertama.
Percobaan kedua, saya sengaja membongkarnya kembali dan memintanya untuk merangkai kembali. Hasil akhirnya masih belum betul antara kepala dan ekor. Sepertinya Kenzie menyadarinya karena kemudian menanyakan ke saya betul atau tidak apa yang sudah dikerjakannya.
Karena masih belum betul, dengan senang hati Kenzie membongkarnya kembali sehingga diperoleh hasil yang betul. Saat diberitahukan petunjuknya, dia dengan suka hati melakukan apa yang dia mau, bukan sesuai petunjuk. Hehe. Kalau diingatkan, "Ben to..," pasti jawabannya begitu.
#Level6
#KuliahBunsayIIP
#ILoveMath
#MathAroundUs
Rabu, 04 April 2018
Math around us 7
Bismillahirrahmanirrahim,
Mati lampu.
Baru kali ini saya mendengar Kenzie bilang,
"Mati lampunya kok belum nyala yo, mah, sudah segini ( sambil nunjukin kelima jarinya), aku mau nonton Upin dan Ipin," Saya menangkap omongannya itu adalah bahwa waktu sudah berlalu lama, padahal baru sekitar lima menit..hehe..
Belajar tentang waktu next time yo, le.
Setelah lampu menyala, kita bermain bagi-bagi permen. Peralatannya adalah:
1. Kancing besar warna-warni 12 buah
2. Piring kecil 5 buah
Permainannya adalah sebagai berikut:
Susun piring dengan satu berada di tengah-tengah, kemudian isi dengan kancing (permen). Empat piring dianggap sebagai saya, Kenzie, Mbah Uti, dan Mbah Kung. Terus mulai dibagi permen berdasarkan warna dan dihitung, satu, dua, tiga, sampai semua kebagian. Pada awalnya saya menginginkan semua dibagi saja tanpa melihat warna, eh, Kenzie kekeh untuk per warna saja. Hehe.. ya sudahlah..
Permainan berikutnya adalah membagi permen dengan mata tertutup. Tetapi berhubung Kenzie sudah ga minat lagi karena ngantuk, akhirnya ga jadi lanjut deh.
Mati lampu.
Baru kali ini saya mendengar Kenzie bilang,
"Mati lampunya kok belum nyala yo, mah, sudah segini ( sambil nunjukin kelima jarinya), aku mau nonton Upin dan Ipin," Saya menangkap omongannya itu adalah bahwa waktu sudah berlalu lama, padahal baru sekitar lima menit..hehe..
Belajar tentang waktu next time yo, le.
Setelah lampu menyala, kita bermain bagi-bagi permen. Peralatannya adalah:
1. Kancing besar warna-warni 12 buah
2. Piring kecil 5 buah
Permainannya adalah sebagai berikut:
Susun piring dengan satu berada di tengah-tengah, kemudian isi dengan kancing (permen). Empat piring dianggap sebagai saya, Kenzie, Mbah Uti, dan Mbah Kung. Terus mulai dibagi permen berdasarkan warna dan dihitung, satu, dua, tiga, sampai semua kebagian. Pada awalnya saya menginginkan semua dibagi saja tanpa melihat warna, eh, Kenzie kekeh untuk per warna saja. Hehe.. ya sudahlah..
Permainan berikutnya adalah membagi permen dengan mata tertutup. Tetapi berhubung Kenzie sudah ga minat lagi karena ngantuk, akhirnya ga jadi lanjut deh.
#Tantangan10Hari
#Level6
#KuliahBunsayIIP
#ILoveMath
#MathAroundUs
#Level6
#KuliahBunsayIIP
#ILoveMath
#MathAroundUs
Selasa, 03 April 2018
Math around us 6
Bismillahirrahmanirrahim,
Bangun tidur, Kenzie langsung beraksi dengan susu dan botol dodotnya. Hehe.. dia memang bilang botol dot dengan dodot. Pertama, dia akan mengisi botolnya dengan air setinggi botol, pernah saya isi separo dia langsung protes, "tinggi segini lho, mah" sambil nunjukin batas paling atas botol. Kemudian, dia menuang susu dengan takaran satu sendok, kadang penuh kadang ngga penuh, yang penting baginya adalah satu sendok, titik, hehe. Kalau berceceran sedikit, dia akan teriak, "mah, dikit tok lho" sambil nunjukin cecerannya.
Begitu selesai proses membuatnya dan kemudian diminumnya, saya tanya, "Sudah berapa kali buat susu?"
"Satu tok yo?" jawabnya sambil ngedot.
Bagus.
Siangnya setelah ikut saya kursus, dia buat susu lagi.
"Sudah berapa kali buat susu?"
"Satu," jawabnya. Maksudnya adalah dia cuma bikin satu botol. Hehe..
Akhirnya saya tanya lagi dan jawabnya dengan menunjukkan jari. Saking senangnya, dia menunjukkan 5 jari ke arah saya sambil ketawa.
Sore hari, pulang bermain, dia buat lagi.
"Sudah berapa kali buat susu?"
"Satu to,"
Hehe.. baiklah, sepertinya Kenzie belum paham. Kemudian saya mencoba membuat potongan sedotan warna putih dan hijau. Putih untuk susu botolnya, hijau untuk susu kotak. Dan menunjukkan ke Kenzie, satu botol untuk pagi, satu botol untuk siang, dan satu botol untuk sore. Kemudian memintanya untuk menghitung jumlah sedotan,
"Satu, dua, tiga," Alhamdulillah lancar.
"Jadi, hari ini Kenzie sudah minum tiga botol susu, wow, banyak ya?" Kata saya yang dijawabnya dengan senyum lebar sambil ngedot. Hehe..
Sedangkan susu kotaknya, memang sudah habis sejak siang, segera setelah dikasih sama Mbah Uti Pendem.
Malamnya sebelum tidur, dia sibuk menata guling, katanya sedang buat rumah. Saat menggunakan guling adeknya yang masih bayi sebagai pintu, saya tanya perbedaan guling adek dan guling yang lain. Jawabnya kecil gulingnya adek. Kemudian dia membandingkan tingginya dengan tinggi adek terus tingginya dengan tinggi saya. Alhamdulillah dia bisa membandingkan bahwa dia lebih tinggi dan lebih besar dari adek serta dia lebih pendek dan lebih kecil dari saya.
#Tantangan10Hari
#Level6
#KuliahBunsayIIP
#ILoveMath
#MathAroundUs
Bangun tidur, Kenzie langsung beraksi dengan susu dan botol dodotnya. Hehe.. dia memang bilang botol dot dengan dodot. Pertama, dia akan mengisi botolnya dengan air setinggi botol, pernah saya isi separo dia langsung protes, "tinggi segini lho, mah" sambil nunjukin batas paling atas botol. Kemudian, dia menuang susu dengan takaran satu sendok, kadang penuh kadang ngga penuh, yang penting baginya adalah satu sendok, titik, hehe. Kalau berceceran sedikit, dia akan teriak, "mah, dikit tok lho" sambil nunjukin cecerannya.
Begitu selesai proses membuatnya dan kemudian diminumnya, saya tanya, "Sudah berapa kali buat susu?"
"Satu tok yo?" jawabnya sambil ngedot.
Bagus.
Siangnya setelah ikut saya kursus, dia buat susu lagi.
"Sudah berapa kali buat susu?"
"Satu," jawabnya. Maksudnya adalah dia cuma bikin satu botol. Hehe..
Akhirnya saya tanya lagi dan jawabnya dengan menunjukkan jari. Saking senangnya, dia menunjukkan 5 jari ke arah saya sambil ketawa.
Sore hari, pulang bermain, dia buat lagi.
"Sudah berapa kali buat susu?"
"Satu to,"
Hehe.. baiklah, sepertinya Kenzie belum paham. Kemudian saya mencoba membuat potongan sedotan warna putih dan hijau. Putih untuk susu botolnya, hijau untuk susu kotak. Dan menunjukkan ke Kenzie, satu botol untuk pagi, satu botol untuk siang, dan satu botol untuk sore. Kemudian memintanya untuk menghitung jumlah sedotan,
"Satu, dua, tiga," Alhamdulillah lancar.
"Jadi, hari ini Kenzie sudah minum tiga botol susu, wow, banyak ya?" Kata saya yang dijawabnya dengan senyum lebar sambil ngedot. Hehe..
Sedangkan susu kotaknya, memang sudah habis sejak siang, segera setelah dikasih sama Mbah Uti Pendem.
Malamnya sebelum tidur, dia sibuk menata guling, katanya sedang buat rumah. Saat menggunakan guling adeknya yang masih bayi sebagai pintu, saya tanya perbedaan guling adek dan guling yang lain. Jawabnya kecil gulingnya adek. Kemudian dia membandingkan tingginya dengan tinggi adek terus tingginya dengan tinggi saya. Alhamdulillah dia bisa membandingkan bahwa dia lebih tinggi dan lebih besar dari adek serta dia lebih pendek dan lebih kecil dari saya.
#Tantangan10Hari
#Level6
#KuliahBunsayIIP
#ILoveMath
#MathAroundUs
Senin, 02 April 2018
Math around us 5
Bismillahirrahmanirrahim,
Perjalanan hari ini adalah menghitung berapa banyak Kenzie membuat dan minum susu menggunakan dot. Dimulai sejak dia bangun tidur dan menjelang tidur.
Setiap ditanya sudah berapa kali minum, dia akan bilang "baru satu ini tok yo".. pintar ngeles. Hehe..Padahal sudah lebih dari satu dan dia tidak mau mengakuinya. Oke, besok kita coba hitung menggunakan alat. Hari ini, saya belum sempat menyiapkan peragaannya.
Tiba-tiba saja dia menunjukkan permen, dan saya tanya ada berapa permennya, dengan lancar dia menyebutkan satu sampai tiga, yang keempat nya agak lupa. Oke, bagus. Tak lama kemudian saya memintanya satu, saya tanya sisanya berapa dan jawabannya adalah "sak mene to".. hadeehh.. lagi ga mau menghitung, hehe..
Sore harinya, dia memberi saya sebuah roti, sambil bilang,
"Ini buat Mamah, ini buat Kenzie, dan ini buat Mbah Kung, gitu ya, Mah?"
"Terima kasih, jadi semua roti ada berapa?"
Ditanyain begitu, dia agak malas menjawab. Saya pancing dengan mulai menghitung dari punya saya, baru dia mau melanjutkan sampai selesai dan menyebutkan angka tiga tak lama kemudian.
Tantangan10Hari
#Level6
#KuliahBunsayIIP
#ILoveMath
#MathAroundUs
Perjalanan hari ini adalah menghitung berapa banyak Kenzie membuat dan minum susu menggunakan dot. Dimulai sejak dia bangun tidur dan menjelang tidur.
Setiap ditanya sudah berapa kali minum, dia akan bilang "baru satu ini tok yo".. pintar ngeles. Hehe..Padahal sudah lebih dari satu dan dia tidak mau mengakuinya. Oke, besok kita coba hitung menggunakan alat. Hari ini, saya belum sempat menyiapkan peragaannya.
Tiba-tiba saja dia menunjukkan permen, dan saya tanya ada berapa permennya, dengan lancar dia menyebutkan satu sampai tiga, yang keempat nya agak lupa. Oke, bagus. Tak lama kemudian saya memintanya satu, saya tanya sisanya berapa dan jawabannya adalah "sak mene to".. hadeehh.. lagi ga mau menghitung, hehe..
Sore harinya, dia memberi saya sebuah roti, sambil bilang,
"Ini buat Mamah, ini buat Kenzie, dan ini buat Mbah Kung, gitu ya, Mah?"
"Terima kasih, jadi semua roti ada berapa?"
Ditanyain begitu, dia agak malas menjawab. Saya pancing dengan mulai menghitung dari punya saya, baru dia mau melanjutkan sampai selesai dan menyebutkan angka tiga tak lama kemudian.
Tantangan10Hari
#Level6
#KuliahBunsayIIP
#ILoveMath
#MathAroundUs
Math around us 4
Bismillahirrahmanirrahim,
Alhamdulillah, Kenzie bisa menyelesaikan tantangan hari ini, walau diselingi dengan kata capek berulangkali. Permainan kali ini adalah menggunting sedotan menjadi beberapa bagian dan meroncenya.
Peralatannya adalah sebagai berikut:
1. Gunting
2. Sedotan warna hijau (lebih baik dua warna)
3. Tiga utas tali
4. Lidi
Cara bermainnya adalah:
Sedotan dibagi menjadi dua dan ini dengan senang hati mengerjakannya. Sepertinya Kenzie suka dengan gunting-menggunting. Setelah terbagi dua, masing-masing bagian dibagi menjadi dua. Setelah semuanya terbagi dua, kemudian sebagian dibagi lagi menjadi dua bagian sehingga terdapat sebagian panjang dan sebagian pendek. Kenzie hanya bisa dan mau menggunting sebagian panjang, karena yang sebagian pendek terlalu pendek dan dia mengalami kesulitan. Hehe..
Selesai menggunting, permainan selanjutnya adalah menyortir panjang dan pendek. Kemudian meronce sedotan tersebut dengan panjang dan pendek bergantian. Ditengah perjalanan meronce, entah mengapa Kenzie malah meronce sedotan warna kuning (mengguntingnya terlebih dahulu) juga. Saya tanya kenapa, jawabannya yo ben to. Oalah.. ganti suasana sepertinya.. hehe..
Setelah selesai meronce dua utas tali, karena ga kelihatan perbedaan panjang dan pendeknya maka kemudian yang pendek saya kasih tanda. Tetapi tetap saja jadinya semaunya Kenzie meronce, konsentrasinya pecah karena ada serial Upin dan Ipin sedang diputar..hehe.. Setelah selesai meronce, tiga utas tali tersebut digantungin ke satu batang lidi yang sudah disediakan. Kemudian saya meminta Kenzie untuk menunjukkan mana yang paling panjang dan mana yang paling pendek, Alhamdulillah, dia bisa menunjukkan.
#Tantangan10Hari
#Level6
#KuliahBunsayIIP
#ILoveMath
#MathAroundUs
Alhamdulillah, Kenzie bisa menyelesaikan tantangan hari ini, walau diselingi dengan kata capek berulangkali. Permainan kali ini adalah menggunting sedotan menjadi beberapa bagian dan meroncenya.
Peralatannya adalah sebagai berikut:
1. Gunting
2. Sedotan warna hijau (lebih baik dua warna)
3. Tiga utas tali
4. Lidi
Cara bermainnya adalah:
Sedotan dibagi menjadi dua dan ini dengan senang hati mengerjakannya. Sepertinya Kenzie suka dengan gunting-menggunting. Setelah terbagi dua, masing-masing bagian dibagi menjadi dua. Setelah semuanya terbagi dua, kemudian sebagian dibagi lagi menjadi dua bagian sehingga terdapat sebagian panjang dan sebagian pendek. Kenzie hanya bisa dan mau menggunting sebagian panjang, karena yang sebagian pendek terlalu pendek dan dia mengalami kesulitan. Hehe..
Selesai menggunting, permainan selanjutnya adalah menyortir panjang dan pendek. Kemudian meronce sedotan tersebut dengan panjang dan pendek bergantian. Ditengah perjalanan meronce, entah mengapa Kenzie malah meronce sedotan warna kuning (mengguntingnya terlebih dahulu) juga. Saya tanya kenapa, jawabannya yo ben to. Oalah.. ganti suasana sepertinya.. hehe..
Setelah selesai meronce dua utas tali, karena ga kelihatan perbedaan panjang dan pendeknya maka kemudian yang pendek saya kasih tanda. Tetapi tetap saja jadinya semaunya Kenzie meronce, konsentrasinya pecah karena ada serial Upin dan Ipin sedang diputar..hehe.. Setelah selesai meronce, tiga utas tali tersebut digantungin ke satu batang lidi yang sudah disediakan. Kemudian saya meminta Kenzie untuk menunjukkan mana yang paling panjang dan mana yang paling pendek, Alhamdulillah, dia bisa menunjukkan.
#Tantangan10Hari
#Level6
#KuliahBunsayIIP
#ILoveMath
#MathAroundUs
Langganan:
Postingan (Atom)




