Bismillahirrahmanirrahim,
Di rumah Pakdhe
"Kenzie, Dipo, pakdhe punya permen di tangan ni, ayo, pilih yang mana?" Kata pakdhe sambil menyodorkan kedua tangan yang menggenggam permen di masing-masing tangannya.
"Ehm, yang mana ya?" jawab Kenzie sedang mas Dipo senyum-senyum saja.
Setelah beberapa waktu, dia milih tangan kiri pakdhe (Kenzie lebih bersemangat ketimbang mas Dipo. Hehe..)
"Ya, Kenzie dapat satu permen, Dipo dapat tiga permen, nih yuk diambil," kata pakdhe.
Melihat hasilnya, Kenzie kecewa, tidak jadi mengambil permen tersebut. Kenapa? Karena dia sudah tahu satu lebih sedikit dari tiga. Oooooh...
Pakdhe memahami situasinya dan mengganti menjadi tiga di masing-masing tangan. Kemudian menyuruh Kenzie dan Dipo memilih lagi. Melihat hasilnya yang sama-sama tiga, Kenzie akhirnya mengambil juga permennya.. hehe.
Di rumah Itu
"Kenzie, kue nya tinggal segini (tiga), buat mama semua boleh?" Tanya saya sembari menunjuk ke toples berisi kue.
Kenzie mendekat dan mulai menghitung, "Ini buat Mama, ini buat Mbah Kung, ini Kenzie," jelasnya.
"Jadi, jumlah kuenya ada berapa?" Tanya saya lagi.
"Ehm.." Kenzie kesulitan menyebutkan jumlahnya.
"Baiklah kita hitung yuk, sa..," ajak saya untuk dilanjutkan Kenzie.
"Satu, dua, tiga," lanjut Kenzie.
"Jadi, ada berapa kuenya?" Tanya saya kembali.
"Tiga," jawabnya
Alhamdulillah sudah bisa berhitung sampai tiga. Hehe..
#Tantangan10Hari
#Level6
#KuliahBunsayIIP
#ILoveMath
#MathAroundUs

Tidak ada komentar:
Posting Komentar