Bismillahirrahmanirrahim,
Saat memasukkan uang ke tabungan, Kenzie malah bilang,
"Es kebak beli mercon, mah,"
"Apa?"
"Eh, nggak-nggak, mah," jawabnya sambil senyum-senyum.
"Yang bener mana, mas? Beli mercon apa mobil remote?" Tanya saya menegaskan kembali tujuannya menabung.
"Yang bener, be..li..mo..bil..ko..rek.."
"Apaan tuh? Mobil dan korek?"
Kenzie hanya senyum-senyum lagi. Hehe.. maksud dia tuh memang berniat beli mercon seperti sepupunya.. hadeh.. demam mercon beserta teman-temannya masih ramai dikalangan anak-anak walau ramadhan dan lebaran sudah lalu. Tetapi pembicaraan tentang itu masih berlanjut sampai sekarang. Bahkan Kenzie masih menyimpan korek, walaupun sudah tak terpakai lagi.
Untuk mengalihkan pembicaraan tentang mercon dan korek, saya bilang ke Kenzie kalau hasil tabungannya nanti dibagi dua dengan adek.
"Mas, beli mobilnya dua ya? Adek satu mas satu,"
"Iya, mah," terus dia mendekati adeknya.
"Dek, nanti mas beli mobilnya dua ya? Adek satu mas juga satu. Kita main bareng ya?"
Aduh..duh.. manisnya mas Kenzie ke adek. Muah muah..
Membicarakan tentang mobil, mengingatkan Kenzie akan papah dan mobilnya. Ternyata Kenzie bermaksud membeli mobil remote nya naik mobil dengan papah. Waktu saya bilang mobilnya sudah dijual, Kenzie malah nangis dan bilang ga boleh.
"Kalau gitu, Kenzie berdoa sama Allah supaya rejeki papah lancar biar bisa beli mobil lagi," bujuk saya
"Beli mobil baru, mah?"
"Iya,"
"Berdoanya di masjid setelah selesai sholat, ya, jadi di masjid itu sholat dan berdoa bukan lari-larian, oke?"
"Iya ya, sudah, mah," pintanya untuk menyudahi saya sambil menurunkan tangan saya yang seperti berdoa.
Ya, Kenzie begitu kalau dibilangin. Malah pergi main masak-masakan dan bikin rumah buat adek. Hadeh.. Kenzie suka main masak-masakan. Mungkin kelak dia ingin jadi koki. Semoga terkabul ya, Le..aamiin.
#Tantangan10Hari
#Level8
#KuliahBunsayIIP
#RejekiItuPastiKemuliaanYangDicari
#CerdasFinansial
Sabtu, 30 Juni 2018
Jumat, 29 Juni 2018
Menabung
Bismillahirrahmanirrahim,
Menabung
"Kenzie, ini ada uang 5 ribu, masukkan ke celengan ya?"
"Ditabung, mah?"
"Iya, katanya mau menabung buat beli mobil remote?"
"Oh,," jawabnya sambil berlari mengambil celengan.
"Yang ini lho, mah, yang buat beli mobil remote," katanya sambil menjelaskan.
Hehe.
"Iya, nih masukkan ke celengan,"
"Jadi ada dua dong, mah?" Jawabnya setelah menerima uang tersebut.
Terlihat jelas dia masih bingung tentang menabung ini.
"Iya, ini namanya menabung, uangnya dikumpulkan dulu, nanti kalau sudah penuh baru dibuka dan kalau sudah cukup bisa dibelikan mobil remote," kata saya berusaha menjelaskan dengan detail. Dan sepertinya dia masih belum paham hanya anggukan dan senyuman kecil yang saya terima. Baiklah Pe eR buat saya. Hehe. Semangat!!
Kegiatan Kenzie masih berlanjut ke uang yang sudah dijatah semalam buat beli jajanan di tukang sayur. Berhubung pagi ini ke pasar tiban jadi saya mengajak Kenzie untuk tidak jajan lagi di tukang sayur karena uangnya nanti dipakai buat jajan di pasar saja dan dia mengiyakan.
Yang terjadi di pasar adalah Kenzie jajan melebihi target, dari seribu menjadi dua ribu. Sudah saya cegah tetapi dia malah ngambek, tidak enak dengan adanya orang banyak yang sebagian besar mereka adalah tetangga, akhirnya saya meloloskan keinginannya. Memang kecil nilainya, tetapi saya ingin menegaskan kalau uangnya hanya bisa beli satu barang saja. Dan saya belum sanggup tega(s). Ini juga sudah sering terjadi sebelumnya (tepok jidat deh).
Pernah saya berbuat tega(s) ini di depan tukang sayur. Karena dulu Kenzie jajan tanpa bawa uang (belum kenal uang), saya pesen ke beliau, kalau Kenzie jajan tolong tanyain uangnya, ya, kalau ga bawa uang ga boleh ambil jajanan.
Eh, beliau malah bilang ke saya, "Kasihan to, mbak, masih kecil, nanti saya yang nagih ke mbak,"
"Mumpung masih kecil, Mbah, biar ga kebablasan, nanti nek Mbah lupa bagaimana? Mbah bisa rugi to?" jawab saya.
Hehe.. kalau membicarakan bagaimana Kenzie membelanjakan uangnya banyak cerita seru. Yang sulit memberikan pengertian nya.. bismillahirrahmanirrahim, pelan-pelan kita belajar bareng ya, Le..jangan lupa doain mamah supaya bisa menahan amarah saat belajar denganmu.. aamiin..
#Tantangan10Hari
#Level8
#KuliahBunsayIIP
#RejekiItuPastiKemuliaanYangDicari
#CerdasFinansial
Menabung
"Kenzie, ini ada uang 5 ribu, masukkan ke celengan ya?"
"Ditabung, mah?"
"Iya, katanya mau menabung buat beli mobil remote?"
"Oh,," jawabnya sambil berlari mengambil celengan.
"Yang ini lho, mah, yang buat beli mobil remote," katanya sambil menjelaskan.
Hehe.
"Iya, nih masukkan ke celengan,"
"Jadi ada dua dong, mah?" Jawabnya setelah menerima uang tersebut.
Terlihat jelas dia masih bingung tentang menabung ini.
"Iya, ini namanya menabung, uangnya dikumpulkan dulu, nanti kalau sudah penuh baru dibuka dan kalau sudah cukup bisa dibelikan mobil remote," kata saya berusaha menjelaskan dengan detail. Dan sepertinya dia masih belum paham hanya anggukan dan senyuman kecil yang saya terima. Baiklah Pe eR buat saya. Hehe. Semangat!!
Kegiatan Kenzie masih berlanjut ke uang yang sudah dijatah semalam buat beli jajanan di tukang sayur. Berhubung pagi ini ke pasar tiban jadi saya mengajak Kenzie untuk tidak jajan lagi di tukang sayur karena uangnya nanti dipakai buat jajan di pasar saja dan dia mengiyakan.
Yang terjadi di pasar adalah Kenzie jajan melebihi target, dari seribu menjadi dua ribu. Sudah saya cegah tetapi dia malah ngambek, tidak enak dengan adanya orang banyak yang sebagian besar mereka adalah tetangga, akhirnya saya meloloskan keinginannya. Memang kecil nilainya, tetapi saya ingin menegaskan kalau uangnya hanya bisa beli satu barang saja. Dan saya belum sanggup tega(s). Ini juga sudah sering terjadi sebelumnya (tepok jidat deh).
Pernah saya berbuat tega(s) ini di depan tukang sayur. Karena dulu Kenzie jajan tanpa bawa uang (belum kenal uang), saya pesen ke beliau, kalau Kenzie jajan tolong tanyain uangnya, ya, kalau ga bawa uang ga boleh ambil jajanan.
Eh, beliau malah bilang ke saya, "Kasihan to, mbak, masih kecil, nanti saya yang nagih ke mbak,"
"Mumpung masih kecil, Mbah, biar ga kebablasan, nanti nek Mbah lupa bagaimana? Mbah bisa rugi to?" jawab saya.
Hehe.. kalau membicarakan bagaimana Kenzie membelanjakan uangnya banyak cerita seru. Yang sulit memberikan pengertian nya.. bismillahirrahmanirrahim, pelan-pelan kita belajar bareng ya, Le..jangan lupa doain mamah supaya bisa menahan amarah saat belajar denganmu.. aamiin..
#Tantangan10Hari
#Level8
#KuliahBunsayIIP
#RejekiItuPastiKemuliaanYangDicari
#CerdasFinansial
Kamis, 28 Juni 2018
Mengenal Nilai Uang
Bismillahirrahmanirrahim,
Alhamdulillah tantangan ke 8 sudah dimulai yakni tentang finansial, tetapi masing bingung bagaimana menjelaskan ke anak. Hehe.. saya masih banyak PR nya. Secara saya juga masih bingung menjalaninya sampai kadang rasanya pusing dan berakhir 'yo wes lah' dan terbengkalai catatannya. Eh malah curhat...
Baiklah hari pertama mengenalkan uang ke Kenzie. Sebenarnya Kenzie mulai dan mengenal uang itu buat jajan ya di rumah Simbah ini. Karena selama di rumah Simbah, setiap pagi ada tukang sayur dan dia akan berteriak minta uang buat beli susu dan makanan ringan. Maka dari itu disiapkanlah oleh Simbah sebuah kaleng plastik. Jadi, sudah tidak perlu berteriak, tinggal minta ijinnya saja.
Selama itu pula, Kenzie asal mengambil uang tanpa mengenal nilainya. Nah, maka dari itu berhubungan dengan materi kali ini Kenzie akan dikenalkan dengan nilai uang. Uang yang sering dipakainya adalah lima ratus, seribu, dan dua ribu. Sedangkan lima ribu dan sepuluh ribu jarang, tetapi dia lebih memilih itu kalau ada..kode kode.. hehe..
Selama ini, Kenzie mengenal uang dua ribu bisa beli es tung-tung dapat satu (padahal maunya dapat dua, hadeh), bisa beli susu satu dan jajanan ringan dua. Jadi, sekarang pelan-pelan memperkenalkan nilainya.
O iya, diselipin juga mengenalkan tentang menabung. Berhubung dia sedang menginginkan sebuah mobil remote kontrol, maka saya membuatkan celengan kecil. Jika sudah penuh, nanti baru dibuka buat beli. Semoga istiqomah yo, Le..
#Tantangan10Hari
#Level8
#KuliahBunsayIIP
#RejekiItuPastiKemuliaanYangDicari
#CerdasFinansial
Alhamdulillah tantangan ke 8 sudah dimulai yakni tentang finansial, tetapi masing bingung bagaimana menjelaskan ke anak. Hehe.. saya masih banyak PR nya. Secara saya juga masih bingung menjalaninya sampai kadang rasanya pusing dan berakhir 'yo wes lah' dan terbengkalai catatannya. Eh malah curhat...
Baiklah hari pertama mengenalkan uang ke Kenzie. Sebenarnya Kenzie mulai dan mengenal uang itu buat jajan ya di rumah Simbah ini. Karena selama di rumah Simbah, setiap pagi ada tukang sayur dan dia akan berteriak minta uang buat beli susu dan makanan ringan. Maka dari itu disiapkanlah oleh Simbah sebuah kaleng plastik. Jadi, sudah tidak perlu berteriak, tinggal minta ijinnya saja.
Selama itu pula, Kenzie asal mengambil uang tanpa mengenal nilainya. Nah, maka dari itu berhubungan dengan materi kali ini Kenzie akan dikenalkan dengan nilai uang. Uang yang sering dipakainya adalah lima ratus, seribu, dan dua ribu. Sedangkan lima ribu dan sepuluh ribu jarang, tetapi dia lebih memilih itu kalau ada..kode kode.. hehe..
Selama ini, Kenzie mengenal uang dua ribu bisa beli es tung-tung dapat satu (padahal maunya dapat dua, hadeh), bisa beli susu satu dan jajanan ringan dua. Jadi, sekarang pelan-pelan memperkenalkan nilainya.
O iya, diselipin juga mengenalkan tentang menabung. Berhubung dia sedang menginginkan sebuah mobil remote kontrol, maka saya membuatkan celengan kecil. Jika sudah penuh, nanti baru dibuka buat beli. Semoga istiqomah yo, Le..
#Tantangan10Hari
#Level8
#KuliahBunsayIIP
#RejekiItuPastiKemuliaanYangDicari
#CerdasFinansial
Sabtu, 02 Juni 2018
Anak 🌟 Bintang 10
Bismillahirrahmanirrahim,
Membuat rumah
Entah dari mana Kenzie memiliki ide membuat rumah dari bantal. Beberapa waktu lalu guling, sekarang bantal..hehe.. Mungkin dia melihat banyaknya bantal yang bertumpuk di kasur yang kebetulan sarung bantalnya baru saja dicuci sama Uti.
Bantal-bantal disusunnya menjadi dinding dan genteng. Setelah jadi dia akan bilang pintunya sebelah sini. Kemudian dia akan masuk lewat pintu tersebut dan tiduran. Yang tanpa genteng, dia akan duduk manis saja di tengah-tengah rumahnya itu.
Sang adek hanya melihat semua aktivitas yang dilakukan Kenzie. Kadang adek diajak ngobrol.
"Bentar ya, dek, mas lagi bikin rumah buat adek," katanya
"Wah, beneran buat adek, mas?" Tanya saya.
"Iya," jawabnya
Tak berapa lama kemudian,
"Sudah jadi, adek taruh sini, Mah," katanya sambil memegang salah satu bantal yang jadi pintunya.
"Oke,"
"Nah, adek bobok sini ya, sudah dibuatkan rumah sama mas ini, hehe,"
Setelah adek ditaruh, Kenzie nya tertawa geli. Ya Allah, seneng banget Kenzie bermain dengan bantal dan adek.
Ada kejadian yang membuat saya sedikit berteriak, dia berniat menutup semua dinding, padahal masih ada adek di situ. Kemudian dia juga mau memasang gentingnya, lha adek juga masih disitu. Dan saya bilang kalau ditutup, posisi bantalnya ga stabil bisa menimpa adek nanti. Dia hanya bisa menjawab iya ya..
"Masya Allah.. Mas..Mas.. hati hati ya.."
"Iya, mah,"
#semuaanakadalahbintang
#institutibuprofesional
#kelasbundasayang
Membuat rumah
Entah dari mana Kenzie memiliki ide membuat rumah dari bantal. Beberapa waktu lalu guling, sekarang bantal..hehe.. Mungkin dia melihat banyaknya bantal yang bertumpuk di kasur yang kebetulan sarung bantalnya baru saja dicuci sama Uti.
Bantal-bantal disusunnya menjadi dinding dan genteng. Setelah jadi dia akan bilang pintunya sebelah sini. Kemudian dia akan masuk lewat pintu tersebut dan tiduran. Yang tanpa genteng, dia akan duduk manis saja di tengah-tengah rumahnya itu.
Sang adek hanya melihat semua aktivitas yang dilakukan Kenzie. Kadang adek diajak ngobrol.
"Bentar ya, dek, mas lagi bikin rumah buat adek," katanya
"Wah, beneran buat adek, mas?" Tanya saya.
"Iya," jawabnya
Tak berapa lama kemudian,
"Sudah jadi, adek taruh sini, Mah," katanya sambil memegang salah satu bantal yang jadi pintunya.
"Oke,"
"Nah, adek bobok sini ya, sudah dibuatkan rumah sama mas ini, hehe,"
Setelah adek ditaruh, Kenzie nya tertawa geli. Ya Allah, seneng banget Kenzie bermain dengan bantal dan adek.
Ada kejadian yang membuat saya sedikit berteriak, dia berniat menutup semua dinding, padahal masih ada adek di situ. Kemudian dia juga mau memasang gentingnya, lha adek juga masih disitu. Dan saya bilang kalau ditutup, posisi bantalnya ga stabil bisa menimpa adek nanti. Dia hanya bisa menjawab iya ya..
"Masya Allah.. Mas..Mas.. hati hati ya.."
"Iya, mah,"
#semuaanakadalahbintang
#institutibuprofesional
#kelasbundasayang
Langganan:
Postingan (Atom)


