Hari ini seru banget, perjalanan naik motor dari gemolong-boyolali pulang pergi. Selama perjalanan Kenzie lebih banyak tidur. Di sela sela tidur dan bangunnya, ada banyak cerita di sekitar perjalanan yang bisa membangkitkan pengetahuannya.
Seperti saat melintas rel. Rel adalah tempat nya kereta api melaju, yang akan mengingatkannya pada waktu naik kereta. Ada jembatan dan kali/ sungai baik besar maupun kecil. Kemudian menyadari bahwa sandalnya terjatuh satu dan dia meminta saya untuk putar balik mencarinya. Hehe. Tentu saja tidak dikabulkan saat itu juga, masih bisa dicari saat pulangnya nanti.
Sepanjang perjalanan, lebih banyak disuguhi dengan pemandangan sawah dan jalan yang berlubang. Pelan tapi pasti Kenzie selalu mengingatkan saya untuk pelan-pelan saja karena dia berada di depan dan takut dagunya yang telah luka bakal berdarah lagi. Dan selalu bilang kalau dia capek. Maaf ya, nak. Kita sudah sangat terlambat ditempat tujuan. Jadi tidak akan berhenti sampai tujuan. Hehe.
Untuk mengalihkan perhatiannya dari rasa capek saya berhenti sejenak untuk melihat maps, aplikasi navigasi dari google. Dia sangat senang saat mendengar suara pemandunya bilang belok kanan atau belok kiri. Dia akan meniru nya dan kemudian saya memberitahu apa itu belok kanan dan belok kiri.
Saat melihat sawah dia bilang,
"Sawah kok banyak airnya yo, mah?"
"Karena sedang musim hujan, sawahnya menampung banyak air", jawab saya.
Kemudian melihat bapak-bapak yang sedang mencangkul, saya bilang,
"Seperti mbah kung ya, zie?"
"Iya yo, mah", jawabnya.
Begitu pula sebaliknya saat perjalanan balik, boyolali-gemolong. Saat akan mencapai Simo, hujan mulai turun. Dia senang waktu memakai jas hujannya. Dia bisa memakai celananya sendiri. Tetapi untuk atasannya dia minta dibantu terutama memasang lengan dan resletingnya.
Bahkan saat hujan, sepanjang perjalanan rasa ingin tahunya begitu besar. Dia bisa bilang alhamdulillah saat hujan tinggal gerimis, dan minta dilindungi muka saat hujan deras mendera. Terkagum kagum saat melihat patung anak sekolah di lampu merah Simo. Kemudian saya perlihatkan salah satu rumah saudara yang saat itu sedang tertutup pintu rumahnya, mungkin sedang pergi. Bahwa kita pernah kesini dengan papah, bahkan dia menuntut cerita dengan siapa lagi.
Dia melihat tower air, dan dia bilang seperti kota vedas, kota yang sering dilihatnya waktu menonton kartun Siva. Saat ada musik beralun di sebuah gedung, dia akan bernyanyi dan bergoyang, walau tak jelas dia bernyanyi apa. Hehe.
Sampai di Gemolong, kami mampir sejenak di sebuah toko untuk membeli kacamata dan sandalnya yang tidak ketemu dalam perjalanan balik tadi. Berhubung dia bersikap manis hari ini, maka saya menepati janji saya untuk membelikannya. Waktu saya sedang memarkirkan motor, dia mau dibantu pak parkir melepas jas hujannya. Dia yang sebelumnya tidak akan mau dibantu orang lain selain saya dan papa nya. Kemudian saat menunggu saya mengambil tas di jok motor, kebetulan dia menunggu di depan etalase jam tangan yang sangat dia sukai, dia bilang,
"Aku cuma lihat tok og, mah",
"Lihat apa?" Jawab saya pura-pura tidak memahami nya.
"Lihat jam, mah",
"Ooh, kita cuma beli kacamata dan sandal aja ya",
"Iya, mah",
Alhamdulillah, dia tidak ngoyo kalau menginginkan sesuatu.
Saat mendekati rumah, dia menunjukkan arah kanan, dan mengingatkan saya tentang belok kanan dan kiri.
Saya memberitahu dengan menunjukkan belok kanan berarti tangan kanan dan belok kiri dengan tangan kiri. Awalnya dia bingung, tetapi kemudian dia memahaminya dan itu sudah sangat dengan rumah. Alhamdulillah sampai rumah dengan selamat.
Pelajaran hari ini, menunjukkan bahwa Kenzie:
1. Sudah belajar kanan dan kiri
2. Sudah belajar mengendalikan diri saat melihat sesuatu yang sangat diinginkannya
3. Berimajinasi tentang tower air
4. Berucap alhamdulillah saat hujan mereda
Saya tidak menyangka bisa menuliskannya sebanyak ini.. hehe.. Tetapi saat ini saya hanya ingin meluapkan perasaan saya. Mengingat beberapa waktu lalu Kenzie muntah-muntah, efek dari kehujanan sore ini, dan ini langsung ditebak dengan tepat oleh mbah uti. Maafkan mama yo, nak. Kita harusnya berhenti menunggu hujan reda, tetapi mama tidak bisa karena harus segera sampai rumah sebelum gelap.
Kenzie belajar beberapa hal sekaligus hari ini. Tetapi saat ini yang ingin difokuskan adalah belajar tentang kanan dan kiri yang masih sering terbalik. Dia bisa menunjukkan arah ke rumah dengan gerakan tangan saja, tetapi tidak mengucapkannya. Dia bisa menunjukkan arahnya walau saat malam. Dia memiliki kemampuan mengingat lokasi. Seperti saat menaruh sesuatu dan saya memintanya, asal diucapkan dengan jelas apa yang dimaksud dia akan menunjukkan dimana tempatnya. Subhanallah walhamdulillah, mama papa sayang sama Kenzie.
#tantangan_hari_ke 1
#kelasbunsayiip3
#game_level_3
#kami_bisa
Tidak ada komentar:
Posting Komentar