Rabu, 10 Januari 2018

Kami bisa 2

Mengajak Kenzie untuk duduk manis dan belajar itu rasa nya masih saja nano-nano, asem manis. Semaunya sendiri. Emaknya harus siap mental karena kalau ngga bisa jadi badmood sendiri. Ini yang masih jadi kendala buat saya. Masih belum bisa mengontrol mood. Apalagi jika suasana dan kondisi yang tadinya sudah terkontrol dengan baik tiba-tiba anggota keluarga yang lain nimbrung tanpa tedeng aling-aling. Masyallah, rasanya semakin menjadi jadi. Astaghfirullah. Maafkan saya Ya Allah. Maafkan mama yo, nak, jika mama kurang sabar dalam membersamaimu.

Baiklah, lanjut ke pembelajaran buat melatih kecerdasan intelektual Kenzie. Masih di pelajaran peta tentang belok kanan dan kiri.
Sengaja saya siapin sebuah peta lingkungan sekitar dimana rumah teman-teman bermainnya Kenzie berada ditambah dengan letak masjid dan pasar yang sering dikunjunginya.
Berikut dokumentasi nya:
Untuk realita, Kenzie memang sudah hafal, tetapi saat dituang ke dalam sebuah gambar dia mengalami kesulitan. Untuk sekilas dia memahami gambar, saya pancing letak salah satu rumah temannya dan dia menjawab dengan benar. Berikutnya dia malah bingung dan semakin bingung, ditambah dia malah bermain alat-alat pembuat peta nya. Seperti krayon dan biji otelo.

Setelah bujuk rayu supaya konsen kembali ke peta, dia akhirnya mau menggambar arah jalan ke rumah temannya. Dimana masing-masing arahnya dikasih beda warna. Berhubung rumah temannya baru sedikit yang dihafal, jadi cepat selesai pengerjaannya.

Setelah bemain peta selesai, kemudian bermain warna hitam dan putih, salah satu alat yang tadinya sebagai petunjuk rumah berbentuk bulat. Saya membuat kotak dan diberi warna hitam, sedangkan yang putih dari tisu. Kemudian Kenzie mengelompokkan mana yang hitam dan mana yang putih. Entah dia main-main atau ngga, awalnya ogah-ogah an, setelah saya minta untuk fokus sebentar, dia bisa dengan cepat mengerjakannya. Bahkan dia bisa bilang, mah, lihat dong, sudah selesai. Alhamdulillah.


Setelah selesai bermain, tanpa paksaan, Kenzie mau merapikan mainannya. Untuk peta, sementara saya tempel kan di dinding.



Tantangan kedua ini, saya merasa Kenzie belum bisa diajak duduk manis. Hanya bertahan beberapa menit. Selebihnya main sendiri. Harus mencari ide baru untuk melatih kecerdasan dalam tantangan kali ini. Insyaallah bisa.

#tantangan_hari_ke 2
#kelasbunsayiip3
#game_level_3
#kami_bisa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar