Selasa, 29 Mei 2018

Anak 🌟 Bintang 7

Bismillahirrahmanirrahim,

Tiba-tiba Kenzie masuk ke rumah sambil membawa dua batang bambu yang sudah diserut Mbah Kung. Kemudian dia mengambil panci yang tergeletak di lantai. Rencananya mau bawa panci dengan dua bambunya, dimasukkan ke telinga panci... hehe.. kepanjangan jadinya ga bisa bawa. Akhirnya dengan sedikit bantuan saya, jadilah panci yang bisa ditenteng. Tak lama kemudian,
"Mah, aku jual es teh, es krim, susu. Mamah mau apa?" Katanya sambil nenteng panci.
Mbah Uti yang memperlihatkan dari tadi memberi usul untuk mengambil uang mainan untuk dimainkan.
"Boleh, mah?" Tanyanya minta ijin ke saya yang langsung saya iyakan. Kemudian dengan semangatnya, dia berlari dan membagi uang tersebut ke saya.
Lanjut ke permainan.
"Mau susu nya, bang. Berapa?"
"Lima ribu" Jawabnya.
"Mahalnya, bang. Ya sudah ini beli dua ya?" Kata saya sambil menyodorkan uang sepuluh ribu.
"Ini kembaliannya, mah" katanya sambil menyodorkan seratus ribu.
"Lho kok kembali? Uangnya pas to? Sepuluh ribu dapat dua," saya menjelaskan.
"Ga pa pa, ambil saja, mah," katanya tetep ngeyel memberi saya uang tersebut.



Beberapa waktu berlalu sambil Kenzie menawarkan jualannya. Kenzie tak peduli saya sedang nenenin adek, yang penting saya bisa ikut bermain...Weleh-weleh... Selama berjualan, tak lupa saya pun ikut menjelaskan macam-macam uang, mulai dari seribu hingga seratus ribu. Dari sekian uang, Kenzie paling hafal dengan lima ribu dan seratus ribu. Apa-apa dijual dengan harga lima ribu dan seratus ribu. Padahal tiap pagi dia bertransaksi dengan uang seribu atau dua ribu kala beli susu di tukang sayur. Hehe.

Pelan-pelan saja mengenal uang ya, Le. Kita semua sebisa mungkin membantumu belajar. Semangat belajar pokok e ya..

#semuaanakadalahbintang
#institutibuprofesional
#kelasbundasayang





Tidak ada komentar:

Posting Komentar