Bismillahirrahmanirrahim,
Semalam Kenzie masih bertahan di masjid sampai sholat tarawih nya i ooselesai. Menurut saya dia sudah oke banget, walaupun dia tidak ikut sholat, saya tanya ke Mbah..hehe..
Bertepatan dengan hari pertama puasa, kali ini saya mengajak Kenzie belanja kain untuk dijadikan sarung, sesuai janji saya semalam. Tetapi sebelum berangkat, Kenzie sudah sibuk menanyakan kenapa saya mandi, kenapa saya memakai baju itu dan masih banyak kenapa yang dia utarakan..hehe..
Saat persiapan sudah selesai, Kenzie sudah standby di ruang tengah. Dalam perjalanan ke toko kain, Kenzie sempat menanyakan kenapa kesana dan saya menjawab mau bikin sarung. Dia langsung senang mendengarnya dan melihat-lihat keadaan sekitar. Walaupun belum paham benar tentang kain, dia asyik saja menaiki tumpukan kain dan dengan bangganya bilang,
"Mah, ak iso naik dhewe", sambil cengengesan.
Untung pelayan di sana baik sehingga tidak memarahi polahnya.
"Mah, ak iso naik dhewe", sambil cengengesan.
Untung pelayan di sana baik sehingga tidak memarahi polahnya.
Setelah selesai belanja kain, saatnya pindah ke toko benang. Belum saya bicara tentang kebiasaannya kalau ke toko tersebut, dia sudah bilang,
"Aku ga beli opo-opo ya, mah?" Sambil turun dari motor.
"Iya, kan Kenzie lagi puasa," jawab saya sambil senyum-senyum.
"Kenzie puasa ga to?" Tanya saya.
"Puasa," jawabnya sambil lirik lemari dingin yang berisi minuman kesukaannya.
"Aku ga beli opo-opo ya, mah?" Sambil turun dari motor.
"Iya, kan Kenzie lagi puasa," jawab saya sambil senyum-senyum.
"Kenzie puasa ga to?" Tanya saya.
"Puasa," jawabnya sambil lirik lemari dingin yang berisi minuman kesukaannya.
Perjalanan berikutnya beralih ke toko serba ada, saat di parkiran dia sudah bertanya,
"Mau ngapain, Mah? Mau beli apa?"
"Beli tisu basah buat adek," jawab saya singkat.
"Aku beli op ya, Mah?"
"Ga beli apa-apa to, kan lagi puasa"
Tapi akhirnya dia beli jajanan juga sambil berkata kalau dia mau ini dan mau itu. Saya mengiyakannya sambil mengingatkannya untuk makan nanti kalau sudah magrib yang dibalasnya dengan kata iya. Setelah membayar di kasir, sepertinya dia lupa dengan kata iya nya tadi karena dia berniat mau makan di tempat tetapi kemudian saya ingatkan. Dia sempat menangis sesaat setelah dia tak berhasil memasukkannya kembali ke kantong plastik yang telah saya bawa karena saya agak terburu-buru mau keluar. Hehe.. mamah sedang ga fokus, Nang.
"Mau ngapain, Mah? Mau beli apa?"
"Beli tisu basah buat adek," jawab saya singkat.
"Aku beli op ya, Mah?"
"Ga beli apa-apa to, kan lagi puasa"
Tapi akhirnya dia beli jajanan juga sambil berkata kalau dia mau ini dan mau itu. Saya mengiyakannya sambil mengingatkannya untuk makan nanti kalau sudah magrib yang dibalasnya dengan kata iya. Setelah membayar di kasir, sepertinya dia lupa dengan kata iya nya tadi karena dia berniat mau makan di tempat tetapi kemudian saya ingatkan. Dia sempat menangis sesaat setelah dia tak berhasil memasukkannya kembali ke kantong plastik yang telah saya bawa karena saya agak terburu-buru mau keluar. Hehe.. mamah sedang ga fokus, Nang.
Sesampainya di rumah, Kenzie langsung ambil sepeda dan menaiki nya bareng sepupunya, mas Reza. Dan saya berniat untuk membuatnya langsung karena membuat sarung anak-anak tidak lama. Dan benar saja, setelah dia selesai mandi, sarungnya siap dicoba. Alhamdulillah, dia senang saya pun ikut senang, Mbah kung yang melihatnya juga ikut senang. Saat saya mengingatkannya untuk dipakai saat sholat nanti, dia berkata iya dengan suara lantang pertanda senang banget.
Hehe.. Alhamdulillah proyek hari ini selesai.
#semuaanakadalahbintang
#institutibuprofesional
#kelasbundasayang
#institutibuprofesional
#kelasbundasayang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar