Tantangan komprod hari ini masih ditemani demam, batuk, dan pilek.
Sebelum berangkat ke dokter, masih rebahan di kasur.
"Sayang, nanti ke dokter lagi ya? Kan kemaren ga jadi ketemu sama dokternya,"
"Dokternya kemana, sayang?"
"Ehmm.. kemana ya?"
"Dokternya sudah pulang ya, sayang, jadi belum bisa ketemu," jawab saya
"O iya, hehe, tapi nanti aku ga mau suntik ya, mah? Ditemenin mamah," pintanya
"Iya, sayang, yuk siap siap,"
Alhamdulillah tidak rewel.
Sampai di tempat praktek dokter.
"Sayang, timbang dulu yuk?"
"Temenin mamah"
"Iya, berdiri di sini. Jangan bergerak, diam sebentar, nah, beratnya 15kg, siip,"
"Aku ngga nangis, mah, hehe,"
"Iya, tos dulu dong, lanjut diukur suhunya, yuk, itu lho yang taruh dikelek, geli geli geli," sambil praktek in geli nya Kenzie lagi diukur suhu di rumah.
"Oohh, mamah aja" maksudnya mamah yang ukur bukan mbak nya.
"Sini keleknya, kempit bentar, tahan ya,"
"Geli geli geli, mah,"
Ku tatap dan kupeluk sambil bilang kalo diukur itu ga sakit. Dianya masih kegelian. Hehe.
"Ga sakit, mah," katanya setelah selesai diukur.
"Hehe.. iya, tunggu dan duduk dulu di sini ya.. nanti nama Kenzie dipanggil,"
"Ngapain, mah?"
"Ketemu dokter, antri dulu di sini, ya,"
"Ooohh"
Saat ketemu dokter
"Ga mau suntik, mah,"
Saat melihat dokter memasang stetoskop.
"Sekarang disini ga ada suntik, dek" malah dokter seng menjawab. Hehe.
Sambil duduk dan pegangan tangan, Kenzie anteng di periksa. Begitu pula saat dokter ngasih penjelasan.
Masih proses antri obat. Kenzie masih bertanya, "ngapain, mah?"
"Antri obat, sayang,"
"Buat siapa?"
"Buat Kenzie, biar cepat sembuh, nanti diminum ya obatnya,"
"Iya, mah," jawabnya.
Alhamdulillah.
#hari7
#gamelevel1
#tantangan10 hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip
Tidak ada komentar:
Posting Komentar