Hari ini, sudah dimulai kegiatan jahit dari pagi jam 8 sampai sore jam 3.30.
Waktu saya pulang, Kenzie sedang tidur, belum mandi dan makan. Alhamdulillah, bisa tidur siang.
Sudah bisa ditebak, kalau bangun tidur nya agak rewel, bisa mempengaruhi apapun yang bakal saya sampaikan.
Mulai dari ngomong bareng tangisan yang membuat saya menjadi tidak paham maksudnya. Sebelum menjawab, saya mencoba menenangkan diri dengan tarik nafas dalam-dalam, sambil menatap dan fokus ke anak. Walau sedikit berhasil, saya berusaha mengatakan padanya, memilih nangis atau ngomong.
"Sayang, dengerin mamah sebentar, Kenzie kalau ngomong jangan bareng nangis, mamah jadi ga denger yang kenzie omongin, nangis atau ngomong?"
"Nangis," jawab nya.
"Ya sudah nangis dulu,"
Saya sengaja meninggalkan nya supaya dia bisa nangis. Lha kok ga berhasil, malah kenceng nangis nya. Malah kebelet pipis, masih sengaja saya biarin. Mbah utinya turun tangan. Saya tungguin sampai sedikit mereda. Setelah itu,
"Yuk, mandi"
"Nonton kartun dulu, mah"
"Oke," setelah jeda iklan,
"Gandeng, mah," ajaknya pertanda dia mau mandi.
Setelah mandi, saya ajak makan. Tapi saya sengaja ga mau nyuapin, supaya dia belajar makan sendiri. Mulai lagi rewel nya, kekeh minta disuapin.
Disini saya agak lepas kontrol, memberikan pilihan tidak makan atau tivi mati.
"Makan, mah. Mamah jangan marah lagi, ya" jawabnya.
Kata yang mengingatkan saya kembali. Tarik nafas da hembuskan.
"Mamah ngga marah, mamah ngingetin Kenzie untuk makan,"
"Iya, mah,"
Setelah beberapa waktu, selesai sudah acara menemaninya makan. Lha, ga lama kemudian dia tertidur. Wealah, baru bangun kok sudah tidur lagi.
Hikmah sore ini, anak saya mengingatkan kalau saya dalam kondisi marah atau mendengar suara saya meninggi, sontak dia akan bilang, "mamah jangan marah lagi, ya," menjadi perenungan saya malam ini.
Semoga esok dan esoknya lagi tidak mengulangi nya lagi.
Mamah sayang Kenzie.
#hari10
#gamelevel1
#tantangan10 hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip
Tidak ada komentar:
Posting Komentar